Jumat, 27 Januari 2012

Sedikit Mengamati Perkembangan Bus Trans-Jakarta

Haloo..
Ada artikel yang cukup menarik buat dibaca, mengenai bus trans-jakarta yang konon katanya saat ini sudah mendapat banyak keluhan dari masyarakat. Saya sendiri memang belum pernah menggunakan armada satu ini, sebab belum ada kepentingan untuk menggunakannya. Ketika saya membaca dari salah satu agan kaskuser yang memposting ulang mengenai artikel mengenai tarif bus trans-jakarta dari salah satu situs online, saya cukup kaget membaca beberapa komen kaskuser lainnya yang menyatakan kondisi bus trans-jakarta saat ini cukup memprihatinkan. 
Artikelnya mengenai tarif bus Trans-Jakarta dan parkir mobil terintegrasi, untuk link nya sebagai berikut :

Isinya kalau susah membuka link-nya dapat dilihat dibawah ini !
Baca Berita
Dalam waktu dekat tarif bus Trans-Jakarta akan satu paket dengan parkir di terminal. Tarif berlaku di lokasi park and ride (parkir dan menumpang) nanti terintegrasi dengan busway menjadi Rp8.000 untuk mobil.

Itu dikatakan Udar Pristono seusai acara One Day Seminar Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Dewan Pimpinan Daerah (APPBI DPD) DKI, Kamis (26/1).


Tarif parkir kendaraan di terminal lokasi
park and ride itu sudah termasuk biaya tiket Trans-Jakarta seharga Rp3.500. Kalau pengendara motor dikenai tarif Rp5.000 juga sudah termasuk untuk tiket Trans-Jakarta. Dengan tarif itu masyarakat bisa menitipkan kendaraan selama 24 jam.

Selama ini, menurut Pristono, di Jakarta berlaku tarif parkir progresif. Dengan ketentuan tersebut, setiap orang yang menggunakan jasa layanan parkir harus mengeluarkan Rp3.000 untuk satu jam pertama serta tambahan Rp1.500 untuk setiap jam berikut.

Jika lokasi parkir dan menumpang menerapkan tarif progresif, Pristono memastikan masyarakat tidak antusias untuk menggunakan Trans-Jakarta sebagai sarana transportasi. Untuk saat ini, masyarakat masih bisa menikmati fasilitas parkir dan menumpang secara gratis sampai batas waktu yang belum ditentukan.


Sekarang Jakarta baru memiliki satu fasilitas parkir dan menumpang yang di Terminal Ragunan, Jakarta Selatan.




Tanggapan dari beberapa kaskuser mengenai hal ini sebagai berikut:
Komentar Kaskuser

Ane pribadi sih mendukung rencana diatas. Tapi ada beberapa hal yg menurut ane pemerintah harus kembangin

1. Kenyamanan Bus Transjakarta tsb. Hal ini sangat jelas karena untuk menarik para pengguna kendaraan bermotor untuk menggunakan jasa busway, mereka harus membenahi bus' transjakarta agar lebih baik, aman, dan nyaman. Karena menurut ane, busway yg sekarang ini masih jauh dari point yg ane sebutin barusan

2. Adanya fasilitas keamanan di tempat penitipan kendaraan. Maraknya pencurian kendaraan bermotor di jakarta membuat para pengendara motor merasa tidak yakin untuk meninggalkan kendaraan mereka di daerah yg menurut mereka tidak aman. Oleh karena itu pemerintah harap melakukan kerjasamanya dengan pihak kepolisian atau pihak keamanan di tempat penitipan tsb.

3. Penambahan armada untuk bus transjakarta. Salah satu alasan kenapa banyak pengendara kendaraan bermotor malas untuk menggunakan busway adalah karena melihat dari antrian yg berdesak"an ketika harus menunggu busway tsb. Kalau pemerintah bisa mencari solusi untuk masalah ini ane rasa banyak pengguna kendaraan bermotor yg akan menggunakan busway.

Sebetulnya masih ada beberapa hal lagi yg mau ane tulis, tapi karena terbatas oleh waktu yg tersedia mungkin lain kali akan ane lanjutin lagi deh....Plus hal tersebut diatas itu hanya pendapat ane aja. Kalau emang agan" ada pendapat lain silahkan di tambahkan
Cheers

_________________________________________________________
Ada juga yang mengeluh, seperti berikut.

1. di terminal-terminal coba diterapkan sistem timer, jadi ada jam istirahat, ada deadline kapan masuk halte, kapan meninggalkan halte, jadi supir bus ga seenaknya istirahat sampe batas waktu yang ga ditentukan.kadang suka nunda2 nunggu ada penumpang banyak di terminal baru deh jalan. kek di harmoni gan...adoh parah banget dah antrian pulo gadung.

Itu di terminal transit harmoni ada tv2 yang bergelantung buat apa yak? keknya buat ngasi tau kapan busnya dateng, tapi ga dipake2 tuh. informasi itu penting gan buat yang jadwal kerjanya padat banget. contoh lah untuk ga ngaret.

2. kipas angin yang ada di terminal2 juga kadang2 ga dinyalain, kotor lagi...

3. apa dengan harga tiket Rp 3500 masi belum cukup untuk merawat dan prasarana busway? ya mbok diatur keuangannya, untuk memperbaiki sarana dan prasarana jangan masuk kantong yaaa, ntar bolong lho kantongnya.... Busway yang ane sering naikin sekarang udah bobroknya kek kapal pecah gan...robek di sana sini gan...terus waktu kemaren ujan, airnya masuk dalem bus, lewat sela2 pintu...aduduh...



Jadi, setelah saya membaca postingan agan kaskuser tersebut (cek tekape) , saya mendapat beberapa poin penting disini bahwa tingkat pelayanan bus trans-jakata saat ini masih jauh dari harapan penumpang, baik dari segi jumlah armada, headway (frekuensi keberangkatan) yang suka gak jelas , tingkat kenyamanan armada dan terminal yang kurang memuaskan, serta mengenai keamanan bagi kendaraan bermotor yang parkir di parkir mobil terintegrasi.
Untuk mendeskripsikan bagaimana kondisi beberapa armada bus trans-jakarta yang beroperasi dapat dilihat dari pernyataan kaskuser berikut, "bus transjakarta itu selain kurag armada, juga maitenance juga minim.. bis masih baru dah mogok... kalo ujan air masuk kabin.."

Memang tidak dapat langsung dipukul rata terhadap semua kondisi angkutan umum tersebut, sebab harus dicek kondisi keseluruhan armada bus, dan dikalkulasikan seberapa besar kondisi bus yang sudah tidak layak pakai sejak pertama dioperasikan. Sekali lagi disini saya hanya berusaha menyampaikan secara jujur, agar dapat belajar lebih banyak lagi dan bisa saling berbagi.
 
Untuk mendapatkan gambaran perbandingan mengenai kondisi BRT di negara lain, bentuk/kondisi armada bus serta terminal yang diterapkan di negara tersebut, dapat dilihat di bawah ini.   

1.BRT Singapura

2.BRT Bogota

3.BRT Bangkok,Thailand

4.BRT Curitiba,Brazil


5. London,Inggris




Memang tidak bisa sepenuhnya membandingkan kondisi armada bus trans-jakarta dengan negara lain, sementara kondisi armada angkutan publik lainnya juga masih banyak yang kurang memadai dan memuaskan. Tapi tidak ada salahnya menerima input dan referensi mengenai kondisi BRT di negara lain, sehingga dapat menjadi acuan untuk mengembangkan kondisi angkutan umum di negara kita ke depannya. Terlebih lagi dengan jumlah penduduk kota besar seperti Jakarta saat ini yang berjubel, sehingga mau tidak mau sarana angkutan umum harus dibenahi agar sistem transportasi dan lalulintas di kota tersebut semakin baik dan lancar.

1 komentar:

  1. -=== Heboh~ Promo bulan Maret-April 2017 Daftar Gratis 1.500 Point ===-
    Serta ratusan Notebook Acer menanti anda untuk dibawa pulang tunggu apa lagi tukarkan pointnya sekarang juga?
    Ayo segera daftarkan diri anda disini !!
    BBM : D4B3D5DC | Line : pokergt | WhatsApp : 081295588887

    BalasHapus